Rabu, 12 Januari 2011

Diserang Banjir, Brisbane Jadi Kota Hantu

Situasi di Kota Brisbane dan sekitarnya saat ini masih sangat berbahaya
Kamis, 13 Januari 2011, WIB

Banjir melanda kota Brisbane, Australia (AP Photo/Tertius Pickard)

- Banjir yang melanda kawasan Australia Timur dalam empat hari terakhir telah menewaskan sedikitnya 13 orang. Ibukota negara bagian Queensland, Brisbane, Rabu kemarin mirip kota hantu karena tidak ada aktivitas rutin setelah penduduk setempat mengungsi ke tempat aman dari ancaman banjir bandang.

Demikian laporan kantor berita Associated Press. Menteri Besar (pejabat setingkat gubernur)
Queensland, Anna Bligh, mengatakan sejak awal pekan ini hingga Kamis banjir di wilayahnya sudah merenggut nyawa tiga belas jiwa. Dengan demikian, sudah 23 orang tewas sejak banjir akibat hujan lebat melanda Queensland akhir November 2010.

Hingga Kamis, 13 Januari 2011, suasana di
Brisbane dan sekitarnya masih mencekam. Di banyak tempat, air banjir masih belum surut sehingga penduduk belum boleh meninggalkan pengungsian. "Situasi saat ini masih sangat berbahaya. Penduduk pagi ini menanyakan kondisi rumah dan tempat usaha mereka kepada pihak berwenang," kata Bligh kepada stasiun radio ABC.   

Hampir semua tempat di Brisbane,
kota ketiga terbesar di Australia, terendam air banjir. Menurut Walikota Campbell Newman, sekitar 11.900 rumah dan 2.500 tempat usaha telah menjadi kolam, sehingga tidak dapat dihuni. Selain itu, 14.700 rumah dan 2.500 tempat usaha lainnya juga tergenang air walau tidak sampai parah.

Sebanyak 2.100 jalan tidak dapat lagi terlihat dan ribuan warga memenuhi pos-pos pengungsian dan banyak warga lain pindah ke rumah-rumah kerabat. Pihak berwenang pun terpaksa memutus aliran listrik di banyak tempat untuk mencegah risiko munculnya korban akibat sengatan listrik. 

Jenglot Ditemukan di Pantai Jimbaran Bali

Di sekitar lokasi penemuan makam tercium aroma wangi yang bercampur bau mayat.
Sabtu, 8 Mei 2010, WIB
Jenglot hebohkan Situbondo, Jawa Timur (ANTV)
·                                  
Warga pantai Labuan Sait Pecatu, Jimbaran, Bali dihebohkan oleh penemuan sepasang makam misterius diantara karang pantai.

Makam tersebut ditemukan pertama kali oleh petugas Bala Wista Labuan Sait Pecatu Jimbaran saat sedang memantau pantai dari atas bukit karang, Jumat 7 Mei 2010. Saat menoleh ke samping kiri, petugas itu curiga dengan gundukan misterius yang ternyata adalah makam.

Setelah makam tersebut digali, warga menemukan tiga buah benda yakni berupa putri duyung rambut panjang berukuran kecil dan dibungkus dengan kain putih dan dua lagi berupa jenglot dengan posisi tidur dan bersila dengan panjang masing-masing sekitar 40 centimeter (cm).
Sementara, di sekitar lokasi penemuan makam tercium aroma wangi yang bercampur bau mayat.

Bendesa adat Pecatu, I Wayan Rebong mengatakan penemuan ini merupakan kejadian pertama kali di wilayahnya sehingga akan memusyawarahkan terlebih dahulu dengan warganya jika harus menghanyutkannya ke laut.

”Ini pertama kali di desa kami. Apakah akan dihanyutkan ke laut atau tidak kita musyawarahkan dulu dengan warga. Sementara ini mayat-mayat tersebut kita letakan di tempat penemuannya dan menunggu hasil,” ujarnya.

Penemuan makam misterius ini pun membuat wisatawan yang menikmati liburannya merasa terganggu.

Sabtu, 08 Januari 2011

7. Uranus 7 neptunus


7. Uranus

Uranus memiliki jarak rata-rata dengan matahari 2.875 juta km. Diameternya 51.118 km dan memiliki massa 14,54 massa bumi. Periode rotasinya 17,25 jam, sedangkan periode revolusinya 84 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan bulan dengan permukaan berwarna hijau dan biru, dibungkus atmosfer yang mengandung hidrogen (H), helium (He), metana (CH ), dan etana. Suhu atmosfer C dan suhu intinya mencapai C. Uranus memiliki 15 satelit.
8. Neptunus

Neptunus memiliki jarak rata-rata dari matahari 4.450 juta km. Diameternya 49.530 km dan memiliki massa 17,2 kali massa bumi. Periode rotasinya 16,1 jam, Sedangkan periode revolusinya 164, 8 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan bulan dengan permukaan terdapat lapisan silikat. Planet Neptunus memiliki 8 buah satelit.

6. Saturnus


6. Saturnus
http://annagkoddok.files.wordpress.com/2010/10/sat.jpg
Saturnus adalah planet terdekat keenam setelah Jupiter. Jarak rata-rata dari matahari adalah 1.429,4 juta km. Diameternya mengapai 120.540 km dan memiliki massa 94,3 kali dari massa bumi. Periode rotasi nya 10,7 jam, sedangkan periode revolusinya adalah 29,5 tahun. Planet ini mempunyai intii dan gingin. Planet ini satu-satunya planet yang memiliki cincin. Atmosfer
mengandung helium (He). Suhu pada puncak awannya C. Planet ini memiliki 18 satelit.

5. Jupiter


5. Jupiter

Jupiter adalah planet terbesar dalam tata surya. Mempunyai jarak rata-rata dari matahari 778,3 juta km. Diameternya 14.980 km dan memiliki massa 318 kali massa bumi. Periode rotasinya 9,8 jam, sedangkan periode revolusinya adalah 11,86 tahun. Atmosfer Jupiter mengandung hidrogen (H), helium (He), metana (CH ), amonia (NH ). Suhu dipermukaan berkisar C. Jupiter memiliki 16 satelit.

4. Mars


4. Mars

Mars merupakan planet keempat dalam urutan tata surya. Jarak rata-rata dari matahari adalah 228 juta km. Diameter Mars mengapai 6.780 km, sedangkan
massanya 0,11 kali massa bumi. Periode rotasinya 24,6 jam, sedangkan periode revolusinya adalah 687 hari. Bentuk planet ini mirip Bumi dengan atmosfer
mengandung CO , sedikit N , Ar, CO, Ne, Kr, dan Xe. Pada musim dingin suhu di plnet ini mencapai C, sedangkan pada musim panas suhunya mencapai C. Jumlah satelit Mars adalah 2.

3. Bumi


3. Bumi

Bumi adalah planet terdekat ketiga matahari. Jarak rata-rata Bumi dengan Matahari adalah 150 juta km. Diameter bumi adalah 12.760 km. Periode rotasinya adalah 24 hari, sedangkan pariode revolusinya 365,25 hari. Suhu rata-rata permukaan bumi C.
Bumi memiliki
massa x kg dengan volume sebesar 1,08 x km . Bumi terdiri dari tiga bagian udara, air, dan bagian padat (atmosfer, hidrosfer, dan kitosfer). Udara yang mengelilingi Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% gas-gas lain. Air di Bumi hampir 96% tersusun dari hidrogen dan oksigen. Bagian gunung berapi, batuan endapan, dan batuan metamorfik serta tanah. Bumi memiliki 1 buah satelit